GAYO LUES – Tanggul darurat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Badak, Kabupaten Gayo Lues, kembali jebol usai hujan deras, Minggu malam (14/9/2026). Badan jalan terendam lumpur dan akses masyarakat lumpuh.
Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama Wakil Bupati Maliki dan sejumlah Kepala SKPK langsung turun meninjau lokasi banjir, Senin (15/9/2026).
Di lokasi, BPBD Gayo Lues mengerahkan alat berat untuk membuka aliran air dan membersihkan material lumpur dan pasir yang menutup badan jalan.
Bupati Suhaidi yang geram melihat kondisi yang terus berulang, langsung menghubungi pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera.
Ia meminta BWS segera melakukan penanganan permanen, bukan sekadar tanggul darurat.
“Setiap hujan deras kawasan ini kembali tergenang. Kita minta BWS segera penanganan permanen, bukan hanya tanggul darurat,” tegas Bupati Suhaidi di lokasi.
Menurutnya, kawasan DAS Badak ini sangat vital. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju RSUD Muhammad Ali Kasim, Kompi, dan sejumlah sekolah.
Pemkab berharap koordinasi dengan BWS segera menghasilkan penanganan di titik-titik kritis sepanjang aliran sungai, mulai dari kawasan Badak hingga Rigep.
Sementara itu, BPBD Gayo Lues masih menyiagakan personel dan alat berat di lokasi untuk mengantisipasi hujan susulan. (Daud)